Sabtu, 12 Mei 2012

Kecelakaan-kecelakaan Pewasat yang menghebohkan dunia

  1. Tragedi Munchen ( Manchester United )

     

     

    Tragedi terjadi pada musim berikutnya, ketika pesawat membawa tim pulang dari pertandingan Piala Champions Eropa mengalami kecelakaan saat mendarat di München, Jerman untuk mengisi bahan bakar. Tragedi München 1958 tanggal 6 Februari 1958 merenggut nyawa 8 pemain tim - Geoff Bent, Roger Byrne, Eddie Colman, Duncan Edwards, Mark Jones, David Pegg, Tommy Taylor dan Liam "Billy" Whelan - dan 15 penumpang lainnya, termasuk beberapa staf United, Walter Crickmer, Bert Whalley dan Tom Curry. Terjadi 2 kali pendaratan sebelum yang ketiga terjadi kesalahan fatal, yang disebabkan tidak stabilnya kecepatan pesawat karena adanya lumpur. Penjaga gawang United Harry Gregg mempertahankan kesadaran saat kecelakaan itu dan dibawah ketakutan pesawat akan meledak, menyelamatkan Bobby Charlton dan Dennis Viollet dengan mengencangkan sabuk pengamannya. Tujuh pemain United menginggal dunia di tempat sedangkan Duncan Edwards tewas ketika perjalanan menuju rumah sakit. Sayap kanan Johnny Berry juga selamat dari kecelakaan itu, tetapi cedera membuat karier sepak bolanya berakhir cepat. Dokter München mengatakan bahwa Matt Busby tidak memiliki banyak harapan, namun ia pulih dengan ajaibnya dan akhirnya keluar dari rumah sakit setelah dua bulan dirawat di rumah sakit.Ada rumor bahwa tim akan mengundurkan diri dari kompetisi, namun Jimmy Murphy mengambil alih posisi manager ketika Busby dirawat di rumah sakit, klub melanjutkan kompetisinya. Meskipun kehilangan pemain, mereka mencapai final Piala FA 1958, dimana mereka kalah dari Bolton Wanderers. Akhir musim, UEFA menawarkan FA untuk dapat mengirimkan United dan juara liga Wolverhampton Wanderers untuk berpartisipasi di Piala Champions untuk penghargaan kepada para korban kecelakaan, namun FA menolak. United menekan Wolves pada musim berikutnya dan menyelesaikan liga di posisi kedua klasemen; tidak buruk untuk sebuah tim yang kehilangan sembilan pemain akibat Tragedi München


  2.     Musibah Hindenburg

     

    Pada tahun 1937, sebuah Zeppelin Jerman, terbakar ketika mendarat di New York, Amerika Serikat. Dari 97 penumpang 35 jiwa terbunuh.


  3.   pesawat Airbus A300

    Sebanyak 265 orang tewas setelah sirip ekor pesawat Airbus A300 copot setelah lepas landas, lalu terjatuh di permukiman Queens, New York.

     

  4.  McDonnell-Douglas DC-10

     

    Sebanyak 257 orang tewas ketika pesawat McDonnell-Douglas DC-10 yang dioperasikan Air New Zealand menabrak Gunung Erebus in Antartika, dalam penerbangan wisata.


  5.  Tenerife Airport Disaster

    Kecelakaan ini terjadi pada tanggal 27 maret 1977, melibatkan 2 pesawat tipe "heavy jet" yaitu Boeing 747-121 (Pan American World Airlines) & 747-206B (KLM Royal Dutch Airlines). Kedua pesawat bertabrakan di Runway dan menelan 583 korban jiwa dan 61 korban selamat Kejadian ini berawal dari aksi terrorisme di Grand Canaria Airport dimana seharusnya 2 pesawat ini mendarat, karena adanya bom yang meledak di airport ini, maka dialihkan ke bandara tenerife.

    Perwira pertama dari pesawat KLM salah memahami perintah dari menara pengawas karena kebetulan kondisi bandara sangat sibuk sehingga radio transmitter juga sangat sibuk. selain itu kabut tebal yang menyelimuti airport juga sangat mempengaruhi jarak pandang.

    Menurut sumber,pesawat KLM melakukan "refuelling" atau mengisi ulang bahan bakar yang otomatis akan mempengaruhi berat pesawat dan membutuhkan jarak yg lebih panjang untuk mencapai kecepatan "V Rotate" atau dimana pesawat mulai menaikkan hidungnya. Seandainya KLM tidak melakukan refuelling, ada kemungkinan tabrakan dapat dihindarkan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pengikut